Terbaru di Kampung Satwa:
Adalah spesies kura-kura dari Amerika Selatan bagian utara. Kura- kura berukuran rata-rata 30 cm – 40 cm. Memiliki karapas berwarna gelap, berbentuk roti dengan tambalan yang lebih ringan di tengah setiap sisik dan anggota tubuh gelap dengan sisik berwarna cerah yang berkisar dari kuning pucat hingga merah tua.
Centrochelys sulcata adalah kura-kura darat terbesar ketiga di dunia, ukurannya mencapai 90 cm. Memiliki karapas yang panjang, oval, berwarna coklat hingga kuning, ada juga warna ivory yaitu cerah semua, namun ada juga yang albino berwarna kuning keputihan dan bermata merah.
Kura Kaki Gajah adalah salah satu jenis kura-kura darat terbesar di daerah Asia karena dapat mencapai ukuran sekitar 600 mm dan berat hampir 40 kg. Karapasnya tinggi melengkung, sangat tebal. Disebut kura kaki gajah karena kakinya tidak dengan jari yang jelasx seperti kaki gajah dan dilengkapi dengan 4 kuku pada kaki depan dan 5 kuku pada kaki belakang.
Kadal terestrial besar berukuran panjang hingga 60 cm dan berat badan 1 kilogram. Ia memiliki tubuh yang kekar dan kaki yang pendek. Warna bervariasi tetapi umumnya memiliki pola pita. Lidah berwarna biru-ungu. Kadal ini diurnal, aktif di siang hari.. Reproduksinya ovovivipar, telur yang menetas di dalam tubuh betina kemudian melahirkan 5 hingga 25 anak.
Kadal terestrial diurnal, aktif di siang hari, Reproduksinya ovovivipar, telur yang menetas di dalam tubuh betina kemudian melahirkan anak . berasal dari Kepulauan Kei, berwarna hijau, dengan garis-garis coklat atau hitam & dominan, tetapi ada banyak aneka macam jenisnya. Kuning dengan merah & kadang terlihat merupakan subspesies Tiliqua gigas/Indonesian. warna bayi tidak sama dengan warna dewasa.
Biawak air biasanya hidup dikondisi semi akuatik di perairan tawar, payau, dan beberapa jenis pantai. Aktif hanya di siang hari, makan dari invertebrata besar dan vertebrata kecil yang masih hidup maupun yang sudah mati (bangkai). Tidak seperti kebanyakan keluarga kadal/sauria yang apabila putus ekornya dapat tumbuh lagi, keluarga biawak ini tidak dapat menumbuhkan ekornya lagi ketika putus.
Red Tegu adalah yang terberat dari semua tegus, ditemukan di Bolivia, Paraguay, Argentina, dan negara bagian Brasil Parana. Sifatnya relatif jinak dan mudah dipelihara. Mereka mengembangkan warna merah saat mereka dewasa; jantan biasanya lebih cerah dari betina. Tumbuh dengan cepat, biasanya mencapai dewasa dalam dua hingga tiga tahun.
Memiliki warna hijau terang di kepala dan memiliki bintik-bintik putih di paha saat masih bayi. Kemudian warna hijau menjadi hitam setelah beberapa bulan. Memiliki pupil bulat (reniform), deretan granula supraokular lateral (tidak ada), sulkus intertympanic lateral yang tidak lengkap/tidak ada.
Iguana columbia memiliki ciri-ciri yaitu kepala tidak memiliki cula atau tunas, sisik di atas hidung rata, bagian tepi mata berwarna kehitaman atau abu-abu, memiliki garis hitam, subtimpani berukuran kecil, jumlah line ekor minimal 12. Iguana columbia juga memiliki variasi genetik yang akan berwarna coklat dengan line hitam yang semakin tebal, kepalanya putih, dan dewlap berwarna hitam.
Red iguana adalah variasi dari common green iguana. Warna merah adalah hasil dari proses pembiakan selektif yang berfokus pada manipulasi gen warna. Warna dapat bervariasi dari merah atau oranye ke warna merah tebal dengan garis-garis hitam yang cenderung menggelap di ekor. Bagian bawah red iguana biasanya akan memiliki beberapa jejak hijau, meskipun jumlahnya dapat berkisar dari beberapa titik kecil hingga setengah bagian bawah yang sepenuhnya hijau.