Jawa: Juwar, Jati wesi
Indonesia: Johar
Inggris: Kassod tree
Ilmiah: Senna siamea (Lam.) H.S.Irwin & Barneby
Klasifikasi:
Bangsa : Fabales
Suku : Fabaceae
Anak suku : Caesalpinioideae
Marga : Senna
Jenis : Senna siamea (Lam.) H.S.Irwin & Barneby
Deskripsi:
Suku Fabaceae (polong-polongan), berkerabat dengan petai, jengkol, sengon, lamtoro, akasia, turi, hingga berbagai jenis kacang: kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, dsb.
Perawakan pohon, tinggi 10-15 m, cabang menyebar membentuk tajuk berbentuk bulat yang padat. Batang berkayu, kulit batang halus berwarna keabuan.
Daun majemuk, duduk daun tersebar, pertulangan daun menyirip genap, berambut halus, tersusun dari 6-10 pasang anak daun. Helaian anak daun berbentuk jorong hingga bulat telur, ujung membulat (kadang terbelah atau berduri pendek), pangkal membulat, tepian rata, pertulangan anak daun menyirip.
Bunga tersusun dalam karangan tandan, muncul dari ujung percabangan, tumbuh tegak, pada tiap karangan terdapat 10-60 bunga. Perhiasan bunga tersusun dari daun kelopak berjumlah 5, ukuran tidak seragam, berambut di sisi luar; daun mahkota berwarna kuning cerah berbentuk bulat telur, tidak berambut. Kelamin bunga ganda, benang sari 10 dengan ukuran tidak sama, putik dilapisi rambut halus berwatna putih.
Buah tipe polong, pipih, ukuran 15-30 x 1-1.5 cm, kampuh tebal, hampir tidak berambut, berwarna coklat keunguan saat masak, buah pecah saat masak, terdapat 10-30 biji dalam satu polong. Biji sangat pipih, berbentuk bulat telur, ukuran 6,5-8 mm x 6 mm, berwarna coklat muda, mengkilap.
Kegunaan:
Pohon sebagai peneduh dan memperindah tepi jalan (ornamental). Pohon umum ditanam di lahan bekas tambang aluminium (bioremediasi). Daun digunakan sebagai pakan ternak, khususnya hewan memamah biak.Kayu digunakan untuk banyak kegunaan, seperti konstruksi, tiang, jembatan, kayu bakar, dan arang. Bagian teras kayunya digunakan untuk kegunaan dekoratif. Akar digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama sebagai obat cacing.
Seluruh bagian tumbuhan dapat digunakan dalam penyamakan.
Kandungan Kimiawi:
Per 100 gram mengandung unsur nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, natrium, polifenol, selulosa, zat kayu (lignin), dan hemiselulosa. Terdapat kandungan tannin pada daun, kulit kayu, dan polongnya. Kayu berwarna gelap menandakan potensi yang baik dalam pemanfaatan sebagai kayu bakar.
Referensi:
Gutteridge, R.C., 1997. Senna siamea (Lamk) Irwin & Barneby. In: Faridah Hanum, I & van der Maesen, L.J.G. (Editors): Plant Resources of South-East Asia No 11: Auxiliary plants. PROSEA Foundation, Bogor, Indonesia. Database record: prota4u.org/prosea
WFO (2026): Senna siamea (Lam.) H.S.Irwin & Barneby.
Published on the Internet;http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0000164745. Accessed on: 16 May 2026