Bumbu Dapur, Flora

Jeruk Nipis (Citrus × aurantiifolia)

Nama:

Jawa: Jeruk nipis
Indonesia: Jeruk nipis, Jeruk pecel
Inggris: Lime
Ilmiah: Citrus aurantiifolia (Christm.) Swingle

Klasifikasi:

Bangsa : Sapindales
Suku : Rutaceae
Marga : Citrus
Jenis : Citrus aurantiifolia (Christm.) Swingle

Suku Rutaceae (jeruk-jerukan), berkerabat dengan jeruk buah, jeruk limau, jeruk bali, dan maja.

Deskripsi:

Perawakan pohon kecil atau semak, tinggi 2-8 m, percabangan padat ireguler. Batang berkayu, terdapat duri dengan ujung tajam, panjang 5-17 mm.

Daun majemuk, duduk daun berseling, terdapat satu helai anak daun diikuti satu helaian anak daun kecil di dekat tangkai daun, dipisahkan dari helaian oleh sendi/artikulasi. Helaian anak daun berbentuk bulat telur atau jorong berukuran 4-8 x 2-5 cm, ujung runcing membulat, pangkal membulat, tepian beringgit majemuk, pertulangan daun menyirip.

Bunga majemuk, karangan bunga tipe malai, muncul dari ketiak daun (aksiler), terdapat 1-7 bunga pada setiap karangan, bunga kecil, berkelamin ganda. Perhiasan bunga berbentuk cawan, daun kelopak bercuping 4-6, daun mahkota berjumlah 4-6, panjang 8-12 mm. Kelamin bunga terdiri dari benang sari berjumlah 20-25, putik dengan kepala putik bulat pipih.

Buah tipe beri, bentuk bulat pepat, diameter 3-6 cm, warna kuning kehijauan, kulit buah sangat tipis, penuh dengan kelenjar; segmen-segmen buah berisi kantong pulp (daging buah), rasa sangat asam, wangi, dan berair. Biji kecil, bulat telur, warna pucat, mulus.

Kegunaan:

  • Buah digunakan untuk memberi rasa masam pada makanan, minuman, atau berbagai kegunaan lainnya.
  • Perasan buah dicampur ke makanan pedas/sambal untuk menyeimbangkan rasa.
  • Daun dan buah digunakan untuk pengobatan dan dipercaya dapat mengusir arwah jahat.

Kandungan Kimiawi:

  • Buah masak tersusun dari kulit tebal dan daging yang sangat berair, mengandung 7-8% asam sitrat.
  • Kandungan perasan air (jus) pada buah mencapai 41% berat buah.
  • Per 100 g buah terdapat 91 g air, 5,9 g karbohidrat, 2,4 g lemak, 0,5 g protein, 0,3 g serat, serta vitamin A, dan vitamin C.

Referensi:

  • Ravie Sethpakdee, 1991. Citrus aurantifolia (Christm. & Panzer) Swingle. In: Verheij, E.W.M. and Coronel, R.E. (Editors): Plant Resources of South-East Asia No 2: Edible fruits and nuts. PROSEA Foundation, Bogor, Indonesia. Database record: prota4u.org/prosea
  • WFO (2026): Citrus aurantiifolia (Christm.) Swingle. Published on the Internet;http://www.worldfloraonline.org/taxon/wfo-0001242548. Accessed on: 18 May 2026