Asam jawa adalah salah satu tumbuhan tropis yang sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Pohonnya yang rindang sering kita jumpai di pinggir jalan sebagai peneduh, sementara buahnya menjadi bumbu wajib di dapur. Yuk, kenal lebih dekat dengan tanaman multiguna yang satu ini!
Nama-Nama Lokal
Di Indonesia, tanaman ini memiliki penyebutan yang sangat beragam di setiap daerah. Beberapa nama lokalnya antara lain:
- Asam jawa (Melayu)
- Acam (Aceh)
- Celagi (Bali)
- Tangkal asem (Sunda)
- Wit asem (Jawa)
- Camba (Makassar)
- Kanefo (Timor)
Klasifikasi Ilmiah
Secara botani, berikut adalah tingkatan taksonomi dari tanaman asam jawa:
| Tingkatan | Klasifikasi |
| Kerajaan | Plantae |
| Divisi | Tracheophyta |
| Kelas | Magnoliopsida |
| Ordo | Fabales |
| Famili | Fabaceae (Suku polong-polongan) |
| Genus | Tamarindus |
| Spesies | Tamarindus indica L. |
Deskripsi
Asam jawa merupakan pohon menahun yang bertubuh besar, rimbun, dan selalu hijau (tidak menggugurkan daun secara serentak). Tingginya bisa mencapai 25 hingga 30 meter dengan diameter batang yang cukup tebal.
Daunnya bertipe majemuk menyirip genap dengan anak daun yang berukuran kecil dan berpasangan. Buahnya berbentuk polong yang menggelembung, agak melengkung, dan berwarna cokelat saat matang. Di dalam polong tersebut terdapat daging buah yang lengket berwarna cokelat kehitaman dengan rasa asam yang khas, serta biji keras berwarna cokelat tua mengilap.
Kegunaan
Hampir seluruh bagian dari pohon asam jawa dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan:
- Kuliner: Daging buahnya digunakan sebagai bumbu dapur untuk memberikan rasa asam segar pada masakan seperti sayur asem, tom yum, sinigang, hingga bumbu pempek dan rujak.
- Kesehatan & Jamu: Secara tradisional digunakan sebagai bahan utama jamu Kunyit Asam yang berfungsi menyegarkan tubuh, melancarkan pencernaan, dan meredakan nyeri haid.
- Peneduh & Penghijauan: Karena kanopinya yang lebat dan sistem perakarannya yang kuat, pohon ini sangat baik ditanam di pinggir jalan raya sebagai penyerap polusi dan peneduh.
- Pertukangan: Kayu teras asam jawa terkenal sangat keras, padat, dan awet, sehingga sering digunakan untuk membuat furnitur berkualitas tinggi atau talenan kayu.
Referensi
- Verheij, E.W.M. & Coronel, R.E. (Eds.). (1997). Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 2: Buah-buahan yang dapat dimakan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Steenis, C.G.G.J. van. (2006). Flora untuk Sekolah di Indonesia. Jakarta: PT Pradnya Paramita.
- World Agroforestry Centre (ICRAF). Tamarindus indica database factsheet.