Flora, Tanaman Buah

Sawo Manila (Manilkara zapota)

Nama:

Jawa: Sawo
Indonesia: Sawo Manila
Inggris: Sapodilla
Ilmiah: Manilkara zapota (L.) P. van Royen

Klasifikasi:

Bangsa : Ericales
Suku : Sapotaceae
Marga : Manilkara
Jenis : Manilkara zapota (L.) P. van Royen

Suku Sapotaceae (sawo-sawoan), berkerabat dengan sawo kecik, kenitu (sawo duren), alkesa (sawo mentega), hingga pohon tanjung.

Deskripsi:

Perawakan pohon, tinggi 5-30 m, bercabang, cabang menyebar, tajuk berbentuk bulat atau segitiga, seluruh bagian tumbuhan memiliki kandungan getah lengket berwarna putih. Batang berkayu, kulit batang kasar berwarna cokelat gelap.

Daun tunggal, duduk daun berseling; helaian anak daun berbentuk bulat telur-elips hingga bulat memanjang-lanset berukuran 3,5-15 cm x 1,5-7 cm, ujung dan pangkal helaian daun meruncing atau runcing, kadang ujung daun berbelah, tepian daun rata, pertulangan daun menonjol di permukaan bawah daun; tangkai daun 1-2 cm.

Bunga tunggal, muncul dari ketiak daun (aksiler) pada daun bagian ujung, menggantung, diameter bunga 1,5 cm, berwarna cokelat dan berambut; tangkai bunga 1-2 cm; kelopak bunga bercuping 6, tersusun dalam dua lingkaran, berambut halus dan pendek berwarna abu-abu atau cokelat, mahkota bunga putih, berbentuk seperti lonceng, bercuping 6; kelamin jantan (benang sari) terdiri dari 6 staminoidea steril menyerupai mahkota dan 6 stamen fertil, bakal buah dengan 10-12 ruang.

Buah tipe beri, menggantung, berbentuk bulat, bulat telur, hingga bulat memanjang, ukuran 3-8 cm x 3-6 cm, bagian pangkal buah (dekat tangkai) membulat atau agak tertekan, pada bagian ujung buah terlihat sisa-sisa putik; kulit buah tipis, berwarna merah kusam hingga kuning kecoklatan, tertutup serpihan berpasir berwarna cokelat, daging buah berair, lembut, berwarna kuning hingga merah-cokelat, rasa manis.

Biji berjumlah hingga 0-6 hingga 12 dalam satu buah, bulat memanjang pipih lateral, berwarna hitam atau cokelat, berukuran 2 cm.

Kegunaan:

  • Buah langsung dikonsumsi.
  • Bunga menjadi salah satu bahan pembuatan parem, ramuan bubuk yang dioleskan ke tubuh pada perempuan setelah melahirkan.
  • Kayu kuat, digunakan untuk pembuatan almari dan mebel.

Kandungan Kimiawi:

Buah : per 100 g buah sawo terdapat 74 g air, 24 g karbohidrat, 3 g serat, 0,9 g lemak, 0,5 g protein, serta fosfor, kalsium, zat besi, natrium, kalium, vitamin A, vitamin B1, B2, B3, dan vitamin C dalam jumlah kecil.

Referensi:

  • Coronel, R.E., 1991. Manilkara zapota (L.) P. van Royen. In: Verheij, E.W.M. and Coronel, R.E. (Editors): Plant Resources of South-East Asia No 2: Edible fruits and nuts. PROSEA Foundation, Bogor, Indonesia. Database record: prota4u.org/prosea